Aku dan Bulan

Oleh :  Vinny Alpiani

Aku hanya ingin berbincang pada bulan

Bahwa aku pernah mancintainya

Bulan hanya terdiam saja, tapi aku tau dia mengerti

Apa yang aku katakan tentang perasaanku padanya

Aku bagaikan bunga tak bertuan

Membusuk jika tak dirawat

Dan akan mengering jika dibiarkan

Ku akan mati pula dalam kesendirian

Jika aku bertuan, maka aku akan berkembang

Menawarkan bau segar pada sang pemilik

Memperlihatkan keindahanku padanya

Dan akan ku berikan ketenangan padanya

Sungguh bahagianya aku jika dimilikinya

Tapi bisakah aku menjadi apa yang aku mau?

Atau aku hanya mengharapkan burung merpati kembali ke sarangnya?

Entahlah, bulan hanya terdiam mendengarkan pertanyaanku

Tak puas ku berulah

Pada suatu hari aku akan menunjukan kuncupku

Untuk dia rawat sebaik mungkin sehingga berkembang

Berkembang cinta kita berdua walau takkan pernah bersama

Cinta ini akan berkembang sampai mati

Dan akan mati sampai dia menemukan tambatan yang tepat

Bukan aku, aku bunganya

Bukan, bukan aku merpatinya

Aku hanya angin yang menumpang lewat dihadapannya

Hanya bisa dia rasa tanpa dia sentuh

Oh Tuhan, terimakasih kau telah mengenalkan dia padaku

Aku bersyukur telah mnegenal makhluk seindah dia

Meskipun kau tak menciptakannya untukku

Aku tetap mencintainya sebagai bungaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *