Mengenang Pimpinan Terdahulu, Sewon Calling Usung Tema Konco Kenthel

Tahun ini studio Desain Komunikasi Visual (Diskom) Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta kembali menggelar acara Sewon Calling #3 yakni pameran mahasiswa jurusan desain mulai dari angkatan 2008-2013. Pameran ini berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 11-13 April 2014. Ada sekitar 40 karya yang dipamerkan dalam pameran ini. Bermula dari rasa kebersamaan yang ingin terus ditanamkan, mahasiswa Diskom ISI Yogyakarta membuat acara internal agar dapat menjalin silaturahmi antar teman-teman kampus, terutama teman-teman dari jurusan desain.

Sewon Calling pertama kali dilaksanakan pada tahun 2011, pelaksanaan acara yang ke-2 padat ahun 2012. Setiap tahunnya Sewon Calling membuat acara dengan tema yang berbeda. Tema kali ini adalah Konco Kenthel. Ide dari tema ini sendiri terinspirasi dari dua orang alumni mahasiswa ISI Yogyakarta yang sudah terlebih dahulu menemui Tuhan Yang Maha Esa dan pernah menjadi pimpinan Studio Desain serta memiliki keakraban yang sangat dekat teman-temannya. Acara ini didedikasikan untuk alm. Tomy Surya Mahendra dan alm. Syarif Hidayat semoga mereka tenang disisi tuhan YME.

Gardhika Jatikusuma, selaku ketua Studio Diskom dan ketua panitia Sewon Calling merasa tidak mengalami banyak kesulitan dalam melaksanakan acara ini. Hanya saja untuk menyatukan waktu senggang yang sama bukan hal yang mudah. Persiapan acara ini hanya berlangsung selama dua minggu, namun tidak disangka pada hari pertama pembukaan acara Sewon Calling ini disambut dengan meriah oleh teman-teman ISI Yogyakarta terutama jurusan desain. Selain teman-teman dari ISI Yogyakarta, Sewon Calling juga mengundang teman-teman dari luar kampus yaitu teman-teman dari alm.Tomy dan alm.Arif, MSD, ADVI, UII Hukum dan komunitas difabel UGM.

Antusias penonton pada pembukaan pameran Konco Kenthel di gedung Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta, Jumat, 11 April 2014. (VP)

Pada acara pembukaan Sewon Calling, dimeriahkan oleh teman-teman dari berbagai jurusan di ISI Yogyakarta. Ada beberapa grup band dari berbagai jurusan yang membawakan bermacam-macam lagu dan musikalisasi puisi pada pembukaan Sewon Calling. Kemeriahan ini menunjukkan bahwa acara yang sudah ketiga kalinya ini mendapat respon yang sangat positif dari berbagai pihak.

“Acara ini bukan acara Institut, namun acara internal kami untuk mempererat persaudaraan antar anak-anak desain. Jadi dananya dari kami sendiri, iuran sukarela dari teman-teman desain,” Ungkap Dhika. Dhika berharap, kedepannya Sewon Calling bisa dilaksanakan di luar kampus agar Sewon Calling tidak hanya dikenal di Bantul saja tetapi juga di daerah-daerah kota seperti Jogja dan Sleman. Semoga harapan tersebut bisa terpenuhi pada tahun depan. (FM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *