Opening Booklovers Festival (BookLoversFest)

Buku bagi para pecintanya bukanlah sekadar barang niaga melainkan simbol utama ilmu pengetahuan. 

Booklovers Festival atau #BookloversFest  ini adalah perayaan pecinta buku untuk permuliaan buku yang diselenggarakan dalam satu purnama. Booklovers Festival bukan saja cara seorang pecinta buku merayakan sebuah tradisi baca-membaca-bacaan, tetapi juga sebuah penghormatan kepada guru pengetahuan. Sebagai sang guru, buku hampir selalu ada dalam siklus penelusuran dan pergulatan manusia dalam mencari keadaban.

Festival ini digelar oleh Radio Buku yang hadir dalam kesadaran publik pecinta buku dalam sebuah jaringan kompleks yang terhubung oleh jagat internet. Jagat yang kompleks ini justru membawa revolusi baru dalam tradisi perbukuan. Pembaca bukan saja hanya memiliki peran otonom yang patut dihormati dalam siklus perbukuan nasional, tetapi juga setiap individu berupaya untuk mendapatkan kesempatan yang sama dalam menulis  buku.

Acara #BookloversFest dibuka dengan iringan musik dari Anyes Band. Musik Rebana Putri el-Hakim Geneng, Panggungharjo turut menyambut kedatangan tamu undangan. Dilanjutkan dengan seremonial yang menandakan telah dibukanya Booklovers Festival oleh Bupati Bantul Hj. Sri Surya Widati. Orasi buku “Buku Internasional, Pandangan Indonesia” oleh WAMENDIKBUD Bidang Kebudayaan RI, Launching karya rupa “Book of Face” dan “Seratus Buku Sastra” menjadi apresiasi sastra dalam Opening Booklovers Festival ini. Tidak luput dengan Kenduri dan potong tumpeng oleh Ki Herman Sinung Djanutama dan Mbah Dukuh Geneng  turut melengkapi sajian acara. Setelah tamu undangan menikmati ruang pameran “100 Buku Indie”, acara ditutup dengan iringan karawitan dari karawitan Putri Proborini Geneng, Panggungharjo.

“Hak buku untuk semua”, dengan demikian pemaknaannya bisa diperluas sebagai kesempatan egaliter  setiap warga memproduksi pengetahuan melalui buku. Mempertimbangkan dua hal, yaitu booklovers dan egalitarisme dalam produksi pengetahuan, maka festival ini diselenggarakan dalam puluhan pagelaran selama satu bulan, mulai tanggal 23 April-23 Mei 2014 di Bale Black Box, Pojok Barat Perpustakaan ISI Yogyakarta, Jl. Sewon Indah 1, Bantul, Yogyakarta. (SS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *