PemKab Klaten Lestarikan Budaya dengan Karnaval

Klaten – Selalu ada rutinitas tahunan untuk memperingati hari bersejarah suatu kota. Tak jauh berbeda dengan pawai dan karnaval yang digelar oleh PemKab Klaten, Jawa Tengah (19/08).

Kirab budaya ini digelar dua hari, Sabtu & Minggu, 18-19 Agustus 2014 di sepanjang Jl. Pemuda Klaten pada jam 13.00-17.00 WIB. Dengan diikuti oleh 26 Kecamatan dan 16 SKPD Tingkat Kabupaten, karnaval ini dibagi dalam dua nama yakni Karnaval Pembangunan yang disuguhkan pada hari Sabtu dan Karnaval Budaya yang disuguhkan pada hari Minggu sebagai acara puncak. Karnaval pembangunan menampilkan hasil-hasil pembangunan unggulan di Tingkat Kecamatan se-Kab Klaten. Sedangkan karnaval budaya menampilkan potensi-potensi budaya kota Klaten seperti reog, jathilan, tarian, adat dan tradisi kejawen, dan sebagainya.

Dengan disaksikan langsung oleh Bupati Klaten beserta segenap tamu undangan di pangung kehormatanan dan juga ribuan masyarakat di sepanjang jalan, arak-arakan budaya ini berlangsung meriah.

Ketua Umum Panitia Karnaval, Drs. Purwanto AC. Msi memaparkan, kegiatan ini dkemas dalam 5W, Wasis, Wareg, Waras, Wisma, Wutuh, yang merupakan penjabaran misi dari Kab.Klaten dengan terwujudnya Toto Titi Tentrem Kerto Raharjo. “Wasis berarti pendidikan, Wareg berarti ketersediaan pangan, Waras berarti kesehatan, Wisma berarti tempat tinggal, dan Wutuh berarti persatuan.” jelasnya.

Pelestarian budaya memang merupakan perwujudan dari salah satu misi Bupati Klaten dengan mengembangkan budaya-budaya lokal yang ada di Kabupaten Klaten. “Ini adalah sebuah kegiatan tahunan untuk memberikan motivasi kepada masyarakat Klaten, memberikan apresiasi kepada seniman dan mereka yang berkecimpung dalam seni budaya sekaligus juga menghibur masyarakat.” (SS) 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *