Kriya Award sebagai Sarana Berkarya, Kreatif, dan Inovatif

Yogyakarta—Himpunan Mahasiswa Jurusan Kriya, ISI Yogyakarta baru-baru ini melangsungkan event Kriya Awad pada tanggal 19 Mei 2015, bertempat di gedung Ajiyasa Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta. Event penghargaan yang merupakan program kerja akhir masa jabaran HMJ Kriya 2014 ini diikuti oleh 40 pendaftar. Sebanyak 30 karya berhasil lolos seleksi. Setelah proses seleksi, peserta melewati tahap nominasi dan presentasi karya. Setelah seluruh tahapan terlewati, terpilihlah 3 karya terbaik yang keluar sebagai pemenang. Seluruh proses tersebut membutuhkan waktu satu setengah bulan hingga selesai.

Dalam pagelaran ini, dihadirkan pula tiga juri yang ahli di bidangnya; Lulu Luthfi Labibi, Setya Bramantyo, dan Endang Larasati. Seluruh karya yang masuk nominasi telah diberi penilaian oleh juri-juri tersebut. Salah satu karya yang memenangkan nominasi Kategori Produk Kriya Terbaik adalah batik bercorak bunga sakura yang diciptakan oleh Afifah Ashma’ Abdillah. Ia mengaku bahwa karyanya tersebut juga lolos di event Joshibi Jepang. Afifah juga berharap agar Kriya Award kedepannya dapat diadakan dengan lingkup yang lebih luas, tidak hanya di tingkat Jurusan Kriya ISI Yogyakarta, tapi juga bisa menjadi ajang penghargaan kriya nasional.

Menurut Guntur Susiyo, ketua Diskom Studio yang hadir sebagai pengunjung, pagelaran Kriya Award ke-2 ini lebih ramai dibanding tahun sebelumnya. Guntur juga berharap agar Diskom Studio dan HMJ Kriya dapat mengadakan event serupa.

 

Teks          : Fitriana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *